November 22, 2008
Radar Banjarmasin, Indonesia
Kalau tidak ada aral, rencananya hari ini sebanyak 3000 pemuda Islam dari Surabaya dan Banjarmasin akan melakukan Video Konferensi perdamaian pada acara Being A Young Indonesian Muslim yang digelar di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin. Dijelaskan Nurhalis Majid dari LK3 Banjarmasin, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Peacetech, The Wahid Institute, LK3 Banjarmasin dan YLA Jawa Timur, untuk mereduksi adanya sikap prejudice diantara sesama kelompok Muslim dan ingin mewujudkan pemuda Islam yang damai.
“Ada banyak tujuan yang ingin didapatkan dari kegiatan ini, diantaranya memotivasi dan menginspirasi pemuda untuk terlibat dalam upaya membangun perdamaian di masyarakat, meningkatkan pengetahuan para peserta tentang penggunaan teknologi sebagai salah satu media untuk peacebuilding,” Jelas badrus dari Peacetech yang mendamping Nurhalis, kemarin (21/11)
Konsep acara yang akan berlangsung selama empat jam itu dikemas dalam bentuk live talk show dengan menggunakan teknologi satelit yang mempertemukan para pemuda di Banjarmasin dan di Surabaya melalui dua layar raksasa. Kegiatan ini diisi dengan diskusi panel, presentasi nara sumber, hiburan dan games serta dooprize. Acara ini akan menampilkan Nasir Abas mantan panglima Jama’ah Islamiyah, Irfan Awwas (Ketua Majlis Mujahidin Indonesia), Muhidin M Dahlan (penulis novel kontroversial ”Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur), serta Cici Tegal (Komedian dan Pemain Film) serta Agus Idwar (Presenter TV, penyanyi/eks vokalis SNADA.(sya)
